BUTON TENGAH, katasultra.id – Guna menjamin kekhusyukan ibadah masyarakat di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Buton Tengah mengintensifkan kegiatan Patroli Subuh. Operasi yang digelar Jumat (20/02/2026) dini hari itu berhasil mengamankan sedikitnya 11 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot tidak standar atau kerap disebut knalpot bogar.
Patroli yang dimulai pukul 05.00 WITA ini dipimpin langsung oleh Perwira Pengawal (Padal) Regu I, IPDA LM Arsyad. Para personel menyisir sepanjang jalan poros yang menghubungkan Kecamatan Gu hingga Kecamatan Lakudo. Belasan kendaraan roda dua tersebut diamankan saat berkumpul di sekitar kawasan Tugu Labungkari dan Pintu Gerbang Mastim. Berdasarkan informasi dari lapangan, para pengendara diduga hendak menggelar aksi balapan liar yang kerap meresahkan warga usai waktu sahur.
IPDA LM Arsyad menjelaskan bahwa patroli ini merupakan langkah preventif untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kebisingan dan potensi bahaya dari aktivitas balap liar.
“Kami memfokuskan patroli untuk mengantisipasi berbagai penyakit masyarakat, seperti peredaran miras, senjata tajam, premanisme, dan yang utama adalah aksi balapan liar. Kegiatan ini sangat mengganggu kenyamanan warga yang sedang menjalankan ibadah di bulan penuh berkah,” ujar IPDA LM Arsyad.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa dalam pelaksanaannya, petugas tidak hanya bertindak tegas, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis. Para pemuda yang terjaring patroli diberikan imbauan untuk tidak mengulangi perbuatan mereka dan diarahkan untuk mengisi waktu sahur dengan kegiatan yang lebih positif.
“Kami amankan kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis ke Markas Komando (Mako) Polres untuk proses lebih lanjut. Langkah ini kami ambil demi keselamatan para pengendara itu sendiri dan demi mewujudkan kenyamanan masyarakat luas,” tegasnya.
Hingga patroli berakhir pada pukul 07.30 WITA, situasi di wilayah hukum Polres Buton Tengah terpantau aman dan kondusif. Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus melaksanakan patroli serupa secara rutin selama bulan suci Ramadhan guna memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah yang dikenal dengan julukan “Negeri Seribu Goa” ini tetap terjaga.







