Muna Barat, katasultra.id – Sebanyak 71 pemuda-pemudi terpilih resmi dikukuhkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Muna Barat, menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Pengukuhan berlangsung khidmat di Lapangan Wamelai, Kecamatan Lawa, pada Jumat malam (15/8/2025).
Acara ini dihadiri oleh pimpinan daerah secara langsung, di antaranya Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, beserta Bunda Paud dan Literasi. Turut hadir Wakil Bupati bersama Staff Ahli PKK, Sekretaris Daerah (Sekda) beserta Ketua Dharma Wanita, serta sejumlah perangkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam sambutannya, Bupati La Ode Darwin menyampaikan harapan besar agar momentum pengukuhan ini dapat menumbuhkan semangat dan jiwa nasionalisme generasi muda secara maksimal.
“Tentunya mereka mampu menjadi generasi harapan bangsa dan negara,” tegas Bupati.
Pelatih Paskibraka Muna Barat, Muh Zayani Ihu, dalam penjelasannya mengungkapkan adanya perubahan sistem penugasan pada tahun ini. Dari total 71 anggota, penugasan akan dirotasi secara merata.
“Penugasan dilakukan secara merata sehingga pasukan 8, pasukan 17, dan pasukan 45 yang bertugas pada penaikan bendera berbeda dengan yang bertugas pada saat penurunan bendera,” jelas Zayani.
Perubahan juga berlaku untuk pemegang baki yang berjumlah empat orang (dua untuk pagi dan dua untuk sore), serta komandan peleton (danton) dan komandan regu (danru) yang akan bergantian.
Kebijakan ini, lanjutnya, bertujuan untuk memberikan tanggung jawab dan pengalaman yang setara kepada seluruh anggota pasukan.
“Hal ini agar seluruh pasukan mendapatkan tanggung jawab dan tugas yang sama, sehingga jika satu berhasil maka semua berhasil,” pungkasnya.
Dengan pengukuhan ini, ke-71 anggota Paskibraka Muna Barat resmi memulai persiapan final untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih dalam upacara kenegaraan peringatan HUT RI ke-80 di daerahnya, menjadi simbol semangat kebangsaan dan persatuan.








