PALU, katasultra.id – Tim dosen Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Palu kembali menunjukkan komitmennya dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengabmas), tim ini meluncurkan program inovatif bertajuk “GERTAK JANTUNG” (Gerakan Serentak Jaga Jantung) yang dipusatkan di Dusun Liku, Kelurahan Lambara, Kota Palu, Sabtu (14/2/2026).
Program ini dilaksanakan sebagai respons preventif terhadap risiko kesehatan kardiovaskular yang kerap dialami ibu hamil. Sebanyak 12 ibu hamil di wilayah setempat berpartisipasi dalam kegiatan yang turut melibatkan Bidan Desa serta kader kesehatan sebagai mitra strategis di lapangan.

Ketua Tim Pengabmas, Hastuti Usman, SST, M.Keb, menjelaskan bahwa “GERTAK JANTUNG” didesain sebagai program berkelanjutan dengan pendekatan asuhan holistik. Pelaksanaannya dibagi menjadi tiga tahap strategis guna memastikan dampak yang optimal bagi masyarakat.
“Kegiatan hari ini merupakan tahap pertama yang difokuskan pada deteksi dini. Kami melakukan pemeriksaan Tanda-Tanda Vital (TTV) dan kadar Hemoglobin (Hb). Langkah ini krusial untuk memitigasi risiko anemia yang dapat memperberat beban kerja jantung ibu selama masa kehamilan,” ujar Hastuti di sela-sela kegiatan.
Lebih lanjut, Hastuti memaparkan bahwa program ini tidak berhenti pada pemeriksaan fisik semata. Setelah tahap pertama, tim pengabdi akan melanjutkan ke tahap kedua berupa pelatihan intensif bagi kader kesehatan desa. Tujuannya adalah membentuk kemandirian kader dalam melakukan skrining awal kesehatan jantung pada ibu hamil.
“Rangkaian program nantinya akan ditutup dengan tahap ketiga, yaitu sesi yoga prenatal. Ini adalah bentuk intervensi fisik dan relaksasi untuk menjaga stabilitas jantung serta kesehatan mental ibu,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, tim dosen juga memberikan edukasi mendalam mengenai manajemen nutrisi dan pengelolaan stres. Edukasi ini dinilai penting agar ibu hamil memiliki ketahanan psikologis yang baik, yang berkorelasi langsung dengan kesejahteraan janin.
Bidan Desa Lambara, Rini, menyambut positif inisiatif dari akademisi Poltekkes Palu tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara institusi pendidikan dan tenaga kesehatan di desa sangat membantu dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan yang berkualitas.
“Kehadiran tim dosen sangat membantu kami. Materi yang disampaikan sangat mendetail, memberikan wawasan baru bagi ibu hamil yang mungkin selama ini belum tersentuh dalam pemeriksaan rutin biasa,” ungkap Rini.
Kegiatan pengabdian ini diakhiri dengan penyerahan paket nutrisi dan *kit* kesehatan kepada para peserta. Melalui program “GERTAK JANTUNG”, diharapkan kesadaran masyarakat Dusun Liku terhadap kesehatan jantung ibu hamil meningkat signifikan, demi terwujudnya generasi penerus yang sehat dan berkualitas.
Redaksi








