MUNA BARAT, KATASULTRA.ID – Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah Muna Barat, La Ose, akhirnya buka suara terkait isu dugaan pungutan liar (pungli) yang menyeret nama SMA Negeri 1 Wadaga. Ia mengaku baru mengetahui adanya desas-desus tersebut dan belum menerima laporan resmi dari pihak mana pun.
“Saya tidak mimpi dan saya tidak tahu,” ujar La Ose saat dikonfirmasi media, Minggu (23/8/2026), menanggapi isu yang mulai berhembus kencang di tengah masyarakat sekitar.
Meskipun mengaku belum mendapatkan laporan formal, La Ose menegaskan tidak akan tinggal diam. Ia berencana menurunkan tim khusus untuk melakukan investigasi mendalam guna mengungkap kebenaran di balik informasi yang beredar.
“Untuk mengusut dugaan pungli ini, diperlukan strategi khusus agar para pelaku yang diduga terlibat tidak saling lempar tuduhan atau justru menutup-nutupi fakta,” jelasnya.
La Ose menyatakan akan melakukan investigasi dengan pendekatan yang lebih terukur, termasuk metode serupa langkah-langkah intelijen. Ia juga akan melibatkan pendekatan antarguru untuk menggali informasi secara lebih mendalam.
“Jangan sampai kita tanya oknum-oknumnya, mereka mengatakan tidak terjadi, padahal sembunyi-sembunyi terjadi. Jangan sampai semua mengelak,” tambahnya.
Kepala KCD Muna Barat itu menekankan pentingnya pembuktian materiil dalam penanganan kasus ini. Menurutnya, baik penegakan disiplin maupun upaya rehabilitasi nama baik harus didasari fakta valid, bukan sekadar rumor yang beredar.
“Harus ada bukti yang kita pegang, jangan sampai hanya katanya-katanya. Tapi kan, istilahnya, tidak mungkin ada bau kentut kalau tidak ada yang kentut,” tuturnya dengan tegas.
Sebagai langkah awal, La Ose telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan verifikasi kebenaran informasi di lapangan. Jika dalam penelusuran ditemukan bukti kuat dan saksi yang memadai, ia memastikan akan meneruskan temuan tersebut ke tingkat yang lebih tinggi untuk ditindaklanjuti secara hukum dan administratif.
“Kalau misalkan benar informasi ini, jelas saya akan lanjutkan ke atas. Hal-hal seperti itu menjadi catatan. Namun kalau hanya sekadar isu, pasti kita pulihkan nama baiknya. Makanya kita harus punya bukti yang kuat dan saksi-saksi,” pungkasnya.
Masyarakat pun menanti hasil investigasi yang dijanjikan La Ose untuk membuktikan kebenaran atau sekadar isu miring di dunia pendidikan Muna Barat.







