BUTON TENGAH – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia berencana mempertemukan Pemerintah Kabupaten Buton Tengah dengan konsorsium investor yang berminat mengembangkan sektor ekonomi biru di daerah tersebut. Agenda itu dijadwalkan berlangsung setelah peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bupati Buton Tengah Azhari mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari komunikasi antara Pemerintah Kabupaten Buton Tengah, Kementerian Transmigrasi, dan KADIN Indonesia terkait pengembangan kawasan transmigrasi maritim (transmarine) di Buton Tengah.
“Potensi transmarine Buton Tengah menjadi salah satu topik yang dipilih oleh Kementerian Transmigrasi. KADIN menunjukkan ketertarikan terhadap potensi tersebut,” kata Azhari dalam keterangannya, Kamis, 6 Agustus 2026.
Menurut Azhari, pembahasan bermula dari pertemuannya dengan Menteri Transmigrasi. Selanjutnya, tim KADIN Indonesia dan Kementerian Transmigrasi menggelar pembahasan lanjutan yang menempatkan Buton Tengah sebagai salah satu kawasan yang dinilai memiliki prospek pengembangan ekonomi berbasis kelautan.
Setelah itu, Direktur Perencanaan Kementerian Transmigrasi R. Bambang menyarankan agar Azhari menemui jajaran KADIN Indonesia saat berada di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Azhari memaparkan sejumlah peluang investasi di Buton Tengah, terutama pada sektor budidaya perikanan.
Hasil pertemuan itu, kata dia, KADIN Indonesia akan memfasilitasi presentasi lanjutan di hadapan konsorsium investor yang bergerak di bidang perikanan. Organisasi tersebut juga membuka peluang mengirimkan tim ke Buton Tengah untuk melakukan peninjauan lapangan.
Komoditas yang ditawarkan antara lain budidaya lobster, ikan teri, rumput laut, serta berbagai usaha lain yang berkaitan dengan ekonomi biru. Pemerintah daerah juga menawarkan peluang investasi di sektor pariwisata yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan.
Azhari mengatakan minat investor mulai bermunculan. Dalam waktu dekat, pengusaha perhotelan dari Jakarta dijadwalkan mengirimkan tim ke Buton Tengah untuk menjajaki peluang investasi. Selain itu, salah satu pelaku usaha besar di bidang rumput laut juga disebut tengah mempersiapkan kunjungan ke daerah tersebut.
Ia menambahkan Ketua KADIN Sulawesi Tenggara telah menyatakan komitmennya membantu memperkenalkan potensi investasi Buton Tengah kepada jaringan pengusaha di tingkat nasional.
“Kami menyambut baik seluruh investor yang ingin berinvestasi di Buton Tengah. Sudah saatnya Sulawesi Tenggara membangkitkan ekonomi biru sebagai motor pertumbuhan baru, mengingat sumber daya mineral yang kita miliki semakin terbatas,” ujar Azhari.
Pemerintah Kabupaten Buton Tengah berharap masuknya investasi di sektor kelautan, perikanan, dan pariwisata dapat memperluas lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Reporter : Aisyah













