MUNA, 2 Agustus 2026 — Suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Muna di SOR La Ode Pandu mendadak menjadi hening ketika Lorenzo Gregorius Markus melangkah ke atas panggung. Siswa kelas VII² UPTD SMP Negeri 4 Kabupaten Muna tersebut kemudian membawakan lagu daerah Muna berjudul Ina Koemogae, yang mengisahkan kerinduan seorang anak kepada ibunya.Minggu (2/8/2026)
Suara Lorenzo yang penuh penghayatan berhasil mengubah suasana menjadi haru. Di antara ribuan masyarakat yang hadir dalam rangkaian kegiatan Gerakan Muna Makan Jagung dan Jalan Santai, sejumlah tamu undangan tampak memberikan perhatian penuh terhadap penampilannya.
Lorenzo tampil di hadapan Bupati Muna, Anggota DPR RI H. Ridwan Bae, S.T., Wa Ode Rabia Al Arabia Ridwan, S.E., M.B.A., Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muna Eddy Uga, S.H., M.Si., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah daerah, serta masyarakat yang memadati lokasi acara pada Minggu, 2 Agustus 2026.
Bagi Lorenzo, lagu tersebut bukan sekadar penampilan seni. Ina Koemogae menjadi ungkapan perasaan seorang anak yang tengah merindukan ibunya. Saat ini, ibunya sedang menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Provinsi Sulawesi Tenggara.
Di tengah kondisi keluarga yang sedang menghadapi ujian, Lorenzo tetap memilih untuk tampil. Ia membawakan lagu daerah tersebut sebagai bentuk kasih sayang sekaligus doa agar ibunya segera diberikan kesembuhan.
Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari para tamu undangan. Sejumlah pihak memberikan saweran sebagai bentuk penghargaan atas keberanian dan penghayatan Lorenzo dalam membawakan lagu daerah Muna tersebut. Apresiasi datang dari Anggota DPR RI H. Ridwan Bae, S.T., Wa Ode Rabia Al Arabia Ridwan, S.E., M.B.A., Bupati Muna, serta masyarakat yang hadir.
Kepala UPTD SMP Negeri 4 Kabupaten Muna, Ria La Ode Thamrin Tonda, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa penampilan Lorenzo menjadi bukti bahwa keterbatasan dan tantangan hidup tidak menghalangi seseorang untuk terus berkarya.
“Lorenzo menunjukkan semangat, keteguhan hati, dan kecintaannya terhadap budaya daerah. Ia tidak hanya memperkenalkan lagu Muna, tetapi juga menyampaikan pesan tentang kasih sayang seorang anak kepada ibunya,” ujar Ria.
Menurutnya, keberanian Lorenzo untuk tampil di tengah kondisi keluarganya merupakan hal yang patut diapresiasi. Ia berharap ibunda Lorenzo segera diberikan kesembuhan dan Lorenzo tetap diberi kekuatan untuk meraih cita-citanya.
Ria juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan perhatian kepada Lorenzo, termasuk para pejabat, tamu undangan, serta masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Penampilan Lorenzo menjadi salah satu momen yang berkesan dalam peringatan HUT Kabupaten Muna tahun ini. Melalui lagu Ina Koemogae, ia tidak hanya menampilkan pertunjukan seni, tetapi juga menghadirkan kisah tentang cinta seorang anak, harapan, serta upaya menjaga warisan budaya daerah.
Penulis: Aisyah













